Nama :Mega Lidia Lubis
Kelas :pagi
Jurusan : Teknik informatika
Soal
1. Mendeskripsikan Kisah Para Nabi
2. Mendeskripsikan Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Kepribadian
Jawab:
1) Nabi Musa
Nabis terbesar pertama di Perjanjian Lama adalah Musa. Musa adalah nabi pertama secara normative. Memang Abraham adalah nabi pertama yang disebut Alkitab (Kejadian 20:7). Tetapi Abraham bukanlah nabi dalam pengertian umum, Abraham tidak menyampaikan firman Tuhan kepada orang lain atau bernubuat kepada mereka. Musa lah nabi pertama yang bertindak demikian.
Musa lahir di Mesir, dimana orang Israel berada di bawah perbudakan orang Mesir. Lalu Tuhan memanggilnya untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Kebesaran Musa sebagai nabi tak perlu diragukan lagi. Dia lebih besar dari semua nabi di Perjanjian Lama, bahkan boleh dikatakan Musa lah tokoh terbesar di Perjanjian Lama. Istilah “Hukum Musa” sering kali identik dengan seluruh Perjanjian Lama. Tuhan sendiri mengakui keunggulan Musa diantara para nabi Israel. CaraNya berhadapan dengan Musa berbeda dengan caraNya berhadapan dengan semua nabi lainnya. Jika dengan para nabi Tuhan berbicara melalui mimpi dan penglihatan, maka dengan Musa Ia berbicara secara langsung, muka dengan muka (Bilangan 12:6-8).
Selain sebagai nabi, Musa juga dikenal sebagai pemimpin besar Israel. Dia memimpin sekitar 2 juta umat Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian, mengembara di padang gurun selama 40 tahun. Nubuat Musa yang terkenal adalah tentang kedatangan seorang nabi seperti dia (Ulangan 18:15, 18-19), yang digenapi dalam diri Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul 3:22-23). Musa menulis 5 kitab pertama Alkitab, yakni kitab Kejadian hingga kitab Ulangan, yang biasa disebut sebagai Pentateukh. Didalam Pentateukh inilah terdapat Hukum Taurat, yang menjadi hukum utama bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan.
2). Nabi Samuel
Selain sebagai nabi, Samuel adalah seorang Hakim Israel, yakni Hakim yang terakhir (1 Samuel 7:15). Hakim adalah sebutan bagi para pemimpin tertinggi Israel di Tanah Perjanjian sebelum munculnya jabatan Raja. Ketika Samuel sudah tua, maka diangkatnyalah anak-anaknya menjadi Hakim Israel untuk menggantikan dia. Tetapi anak-anaknya itu tidak hidup benar seperti Samuel. Karena itu orang Israel menuntut adanya seorang raja bagi mereka. Hal itu disampaikan oleh Samuel kepada Tuhan. Dan walau Tuhan tidak menghendakinya, Tuhan akhirnya mengabulkan permintaan bangsa Israel itu (1 Samuel 8:1-22).Maka dipilihlah Saul untuk menjadi raja pertama Israel, dan Samuel Tuhan perintahkan untuk mengurapinya sebagai raja Israel. Namun Saul adalah raja yang tidak taat kepada Tuhan. Karena itu Tuhan menolaknya sebagai raja. Lalu Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengurapi Daud sebagai raja Israel yang baru untuk menggantikan Saul.
Jadi, nabi Samuel sangat berperan dalam melantik Saul (raja pertama Israel) dan Daud (raja terbesar Israel) dan menjadi raja Israel. Selain menulis kitab yang memakai namanya, 1 Samuel dan 2 Samuel, nabi Samuel juga diyakini sebagai penulis kitab Rut, bahkan beberapa kitab lainnya di Perjanjian Lama. Peran nabi Samuel sangat penting dalam sejarah bangsa Israel, namanya disandingkan dengan nabi Musa sebagai orang yang punya nama besar di hadapan Tuhan (Yeremia 15:1).
3. Nabi Nuh
Nabi Nuh adalah satu di antara nabi yang masuk golongan Ulul Azmi. Semasa dakwahnya, Nabi Nuh menerima banyak tantangan dan penolakan, termasuk dari anak dan istrinya
Ketika kaumnya tetap bertindak zalim, Allah pun membinasakan mereka dalam banjir besar.Namun, Nabi Nuh juga mendapatkan mukjizat, yakni mampu membuat perahu dengan ukuran panjang 300 hasta dan 50 hasta. Setiap makhluk baik manusia maupun binatang yang ada di perahu tersebut selamat dari banjir.
4. Nabi Hud
Nabi Hud diutus Allah bagi kaum 'Ad, kaum yang ahli membuat menara namun senang melakukan kemaksiatan dan menghamburkan harta.
Kaum 'Ad terus mengingkari dakwahnya hingga akhirnya Nabi Hud berdoa pada Allah. Allah kemudian menurunkan badai dengan awan yang penuh petir yang membinasakan kaum 'Ad.
5 .Nabi Daud
Nabi Daud merupakan keuturunan Nabi Ibrahim ke-12. Nabi Daud menjadi raja setelah terbunuhnya raja Thalut.
6. Nabi Ibrahim
Nabi Ibrahim merupakan satu di antara nabi yang kisahnya banyak diceritakan dalam Alkitab . Mulai bagaimana Nabi Ibrahim menemukan Tuhan, melawan kedzaliman Raja Namrud, hingga kisahnya dengan kedua anaknya yakni Ismail dan Ishaq.
7. Nabi Luth
Nabi Luth merupakan keponakan dari Nabi Ibrahim. Dia diutus Allah untuk berdakwah kepada kaum Sodom, kaum yang rusak dan terkenal dengan perilaku seks sesama jenis.
Dakwah Nabi Luth pun ditentang oleh mereka. Sesaat setelah mereka mengusir Nabi Luth, Allah membinasakan mereka dengan bencana gempa bumi dan angin kencang.
8.Nabi Paulus dari Tarsus atau Rasul Paulus
Paulus dari Tarsus atau Rasul Paulus, diakui sebagai tokoh penting dalam penyebaran dan perumusan ajaran kekristenan yang bersumberkan dari pengajaran Yesus Kristus
9. Nabi Ishaq
Nabi Ishaq merupakan anak dari Nabi Ibrahim dengan Sarah. Dia lahir 14 tahun setelah Nabi Ismail. Dia juga selalu mengikuti ayahnya dalam berdakwah.
Dalam Alkitab disebutkan Nabi Ishaq adalah hamba yang memiliki ilmu, akhlak, dan perbuatan yang baik. Dari keturunannya lahir nabi-nabi yang berasal dari Bani Israil.
10. Nabi Yaqub
Nabi Yakub merupakan anak Nabi Ishaq. Dalam beberapa riwayat, Nabi Yaqub digambarkan sebagai sosok yang memiliki karakter kuat dan keimanan luar biasa.
Bahkan sebelum Nabi Yaqub wafat dan terbaring lemah pun, dia berwasiat kepada para putra untuk tetap menjalankan perintah Allah.
11 .Nabi yeremia
Yeremia adalah salah satu nabi perjanjian lama yang berkarya sebelum bangsa Israel ditaklukkan dan penduduknya dibuang ke Babel dan merupakan penulis atau narasumber Kitab Yeremia dalam Alkitab Ibrani dan Alkitab Kristen.
12.Nabi Daniel
Daniel adalah seorang nabi dari Bani Israel, yang dikenal dalam ajaran agama Yahudi dan Kristen, terutama dicatat dalam Kitab Daniel di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen
13.Nabi Gideon
Gideon, juga dikenal sebagai Yerubaal, adalah seorang hakim yang muncul dalam Kitab Hakim-hakim, di dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Kisahnya terdapat dalam Hakim-hakim 6-8. Ia juga disebutkan dalam Surat Ibrani sebagai contoh orang beriman.
14.Nabi Gad
Gad adalah seorang nabi atau pelihat yang disebut dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Ia hidup pada sekitar akhir abad ke-11 SM sampai awal abad ke-10 SM dan merupakan salah satu nabi pribadi raja Israel, Daud.
15. Nabi Yusuf
Nabi Yusuf merupakan anak Nabi Yaqub. Dia pernah mendapat mimpi di mana bulan, matahari, dan bintang bersujud padanya. Sejak itulah, Nabi Yaqub mengetahui bahwa putranya akan menjadi orang besar.
16.Nabi Ayub
Nabi Ayub adalah seorang nabi yang memiliki banyak harta, keturunan, dan berakhlak mulia. Meski begitu, Nabi Ayub tak pernah sombong dan terus berbuat baik.
Allah pun menguji Nabi Ayub dengan cobaan yang berat. Dia kehilangan harta, anak-anaknya, dan menderita penyakit kulit. Namun, dalam kondisi tersebut Nabi Ayub tetap bersabar dan berserah diri pada Allah
17. Elia
Elia adalah salah satu nabi Israel yang paling terkenal. Ia terutama melayani pada masa pemerintahan raja Ahab, salah satu raja Israel paling jahat. Salah satu pelayanan nabi Elia yang terkenal adalah ketika ia bernubuat bahwa akan terjadi kelaparan parah yang melanda Israel, dimana hujan tidak turun selama tigas setengah tahun, akibat dosa bangsa Israel kepada Tuhan, khususnya dosa Ahab sebagai raja (1 Raja-raja 17:1; Yakobus 5:17-18).Nabi Elia juga terkenal karena konfrontasinya dengan nabi-nabi Baal, serta membunuh 450 orang dari nabi-nabi palsu tersebut. Akibatnya Izebel, istri Ahab yang membawa penyembahan Baal ke Israel, menjadi murka dan berusaha membunuh nabi Elia (1 Raja-raja 18:19-40). Elia terpaksa pergi ke gunung Horeb, lalu “bertemu” dengan Tuhan, yang menguatkan dan menghiburnya (1 Raja-raja 19:1-18). Elia adalah salah satu nabi yang paling banyak membuat mujizat, termasuk membangkitkan orang mati. Hal yang menarik dari Elia adalah ia diangkat Tuhan ke sorga, tanpa mengalami kematian (2 Raja-raja 2:11), seperti halnya Henokh (Kejadian 5:24). Dan Elia “hadir” bersama Musa di gunung pemuliaan, dimana Kristus berbicara kepada mereka berdua tentang kematianNya (Matius 17:1-8).Musa mewakili Taurat dan Elia mewakili para nabi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya nabi Elia dalam sejarah Israel. Tuhan akan mengutus nabi Elia ke bumi sebelum kedatangan hari Tuhan (Maleakhi 4:5). Karena hari Tuhan dapat ditafsirkan sebagai dua masa yang berbeda, yakni kedatangan Yesus pertama kali di bumi dan kedatanganNya kedua kali pada akhir zaman, maka kedatangan nabi Elia ini pun diartikan demikian. Dalam arti pertama, Elia telah hadir dalam diri Yohanes Pembaptis (Matius 17:10-13). Maksudnya, kuasa Elia ada dalam diri Yohanes Pembaptis, bukan bahwa Yohanes Pembaptis adalah benar-benar Elia (Yohanes 1:21).
18. Nabi Adam
Nabi Adam merupakan nabi pertama sekaligus manusia pertama yang Allah ciptakan. Sebelumnya, Nabi Adam tinggal di surga dengan pasangannya, Hawa.Namun, atas bujukan iblis, Adam dan Hawa memakan buah khuldi yang telah dilarang oleh Allah. Meski telah bertobat, Allah tetap memerintahkan mereka turun ke bumi
19. Nabi Harun
Kisah Nabi Harun sering dikaitkan dengan kisah Nabi Musa. Nabi Harun merupakan seorang nabi yang dikaruniai kemampuan bahasa yang sangat baik.
Nabi Harun juga berjuang untuk memberantas berhala yang dipimpin oleh Samiri, tukang sihir dari kerajaan milik Firaun.
20. Zakharia
Zakharia melayani ketika bangsa Yehuda telah kembali dari pembuangan. Bersama nabi Hagai, ia terutama bernubuat pada masa pembangunan Bait Suci kedua, untuk member orang Yehuda dorongan dalam menyelesaikan Bait Suci tersebut (Ezra 5:1-2; 6:14-15). Namun nubuat Zakharia jauh lebih luas daripada masalah pembangunan Bait Suci. Zakharia juga bernubuat jauh ke depan, yakni tentang kedatangan Mesias dan pemerintahanNya, bahkan akhir zaman (Zakharia 9:14).
21. Nabi Yunus
Nabi Yunus adalah nabi yang diutus untuk menyadarkan kaum Assyira penyembah berhala di kota Niniwe. Ketika menaiki kapal bersama pengikutnya, awan hitam dan badai besar terjadi. Para penumpang kapal pun mengorbankan Nabi Yunus dan menenggelamkannya ke laut.
Meski sempat ditelan paus, Allah tetap menyelamatkan Nabi Yunus. Hal inilah yang menjadi satu di antara mukjizat Nabi Yunus.
22.Nabi pinehas
Pinehas adalah seorang imam dari suku Lewi, Imam Besar Yahudi ketiga, menggantikan ayahnya, Eleazar bin Harun menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama Alkitab Kristen. Ia adalah cucu keponakan Musa. Ibunya adalah salah seorang anak perempuan Putiel.
22. Nabi Agabus
Agabus adalah seorang Kristen dalam gereja mula-mula yang dicatat dalam Kisah Para Rasul nabi. Menurut tradisi, ia adalah salah seorang 70 murid yang dikisahkan dalam Injil Lukas.
23.Nabi Yohanes
Yohanes dari Patmos adalah nama yang diberikan kepada penulis Wahyu kepada Yohanes dalam Perjanjian Baru. Menurut Wahyu, pengarangnya, yang bernama "Yohanes", hidup dalam pembuangan di pulau Patmos di Yunani
24.Nabi hana
Hana atau Nabiah Hana adalah seorang tokoh Alkitab yang hanya disebutkan di dalam Injil Lukas. Menurut Injil Lukas, ia adalah seorang nabiah yang menubuatkan tentang Yesus di Bait Allah di Yerusalem. Ia muncul dalam Lukas 2:36-38 dalam cerita penyerahan Yesus di Bait Suci.
25.Nabi Natan
Nabi Natan adalah salah satu yang mencatat riwayat hidup Daud (yang lain adalah Samuel dan Gad, para pelihat itu) dan Salomo. Daud menamakan salah satu putranya, Natan, seperti nama nabi ini. Natan, putra Daud, ini dicatat dalam silsilah Yesus Kristus di Injil Lukas.
2. Mendeskripsikan faktor apa saja yang mempengaruhi kepribadian :
1. Faktor Genetik (pembawaan)
Masa dalam kandungan dipandang sebagai saat yang kritis dalam perkembangan kepribadian, sebab tidak hanya sebagai saat pembentukan pola-pola kepribadian, tetapi juga sebagai masa pembentukan kemapuankemampuan yang menentukan jenis penyesuaian individu terhadap kehidupan setelah kelahiran.
2. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan ini dibagi menjadi 3:
1) Keluarga
Keluarga dipandang sebagai penentu utama pembentukan kepribadian anak. Alasannya adalah kelurga merupakan kelompok sosial pertama yang menjadi pusat identifikasi anak, anak banyak menghabiskan waktunya dilingkungan keluarga dan keluarga merupakan orang yang penting bagi pembentukan kepribadian anak. Disamping itu keluarga juga dipandang dapat memenuhi kebutuhan manusiawi, terutama bagi pengembangan kepribadiannya dan pengembangan ras manusia. Apabila anak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya maka anak cenderung berkembang menjadi pribadi yang sehat. Suasana keluarga sangat penting bagi perkembangan kepribadian anak. Seorang anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga harmonis dan agamais maka perkembangan anaktersebut cenderung positif.
2) Faktor kebudayaan
Kebudayaan suatu masyarakat memberikan pengaruh terhadap setiap warganya, baik yang menyangkut cara berpikir, cara bersikap atau cara berprilaku. Pengaruh kebudayaan terhadap keperibadian dapat dilihat dari perbedaan masyarakat modern yang budayanya maju dengan masyarakat primitive yang budayanya masih sederhana. Perbedaan itu tampak dalam gaya hidupnya seperti dalam cara makan, berpakaian, memelihara kesehatan, berinteraksi, pencaharian, dan cara berpikir. Linton (1945, cit. Yusuf dan Nurihsan, 2008) mengemukakan ada tiga prinsip tipe dasar kepribadian yaitu pengalaman awal kehidupan dalam keluarga, pola asuh orangtua terhadap anak dan pengalaman awal kehidupan anak dalam masyarakat.
3) Sekolah
Faktor-faktor yang dipandang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian anak diantaranya sebagai berikut :
Iklim emosional kelas Ruang kelas dengan guru yang bersikap ramah dan respek terhadap siswa memberikan dampak yang positif bagi perkembangan psikis anak, seperti merasa nyaman, bahagia, mau bekerjasama, termotivasi untuk belajar, dan mau menaati peraturan. Sedangkan ruang kelas dengan guru yang bersikap otoriter dan tidak menghargai siswa berdampak kurang baik bagi anak, seperti merasa tegang, sangat kritis, mudah marah, malas untuk belajar dan berprilaku yang menggangu ketertiban.
Disiplin Disiplin yang otoriter cenderung mengembangkan sifat-sifat pribadi siswa yang tegang, cemas dan antagonistik. Disiplin yang permisif, cenderung membentuk sifat siswa yang kurang bertanggungjawab, kurang menghargai otoritas dan egosentris. Sementara displin yang demokratis, cenderung mengembangkan perasaan berharga, merasa bahagia, perasaan tenang dan sikap bekerjasama.
Prestasi belajar Perolehan prestasi belajar atau peringkat kelas dapat mempengaruhi peningkatan harga diri dan sikap percaya diri siswa.
Penerimaan teman sebaya Siswa yang diterima oleh teman-temannya, dia akan mengembangkan sikap positif terhadap dirinya dan juga orang lain. Dia merasa menjadi orang yang berharga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar