Nama :Mega Lidia Lubis
Kelas :pagi
Jurusan : Teknik informatika
Soal
1. Buat lah peranan dan tanggung jawab dari masing-masing anngota yang ada dikeluargamu!
2. Deskripsikan contoh nyata peranan agama dan keluarga dalam pembentukan karakter!
Jawab:
1.Peran dan tanggung jawab dari anggota keluarga
*Peran Ayah dalam Keluarga
ayah adalah kepala keluarga dan orang yang betugas mencari nafkah. Namun, apa saja tugas dari kepala keluarga tersebut? Peran seorang ayah dalam keluarga tak lepas dari tanggung jawabnya untuk memberikan rasa aman dan perlindungan untuk setiap anggota keluarganya. Selain itu, ayah juga harus mengayomi setiap anggota keluarganya dan menjadi pengambil keputusan ketika terjadi sebuah konflik atau permasalahan dalam keluarga. Di samping itu, sebagai kepala keluarga, sudah seharusnya ayah bertugas untuk menafkahi setiap anggota keluarganya selama masih berada dalam usia produktif. Meskipun seorang ayah sudah pensiun dan tidak bekerja lagi, perannya sebagai kepala keluarga tetap harus dijalankan.
*Peran Ibu dalam Keluarga
Sama halnya dengan peran seorang ayah, keberadaan seorang ibu juga amat penting dalam sebuah keluarga. Sebagaimana peran keluarga sebagai tempat untuk mencurahkan kasih sayang, ibu menjadi orang yang lebih banyak memberikan kasih sayang kepada suami dan anak-anaknya. Peran seorang ibu sudah pasti mendidik anak, sementara ayah hanya akan mendampingi ibu dalam mendidik anak-anaknya. Selain itu, peran seorang ibu juga meliputi menyediakan makanan untuk semua anggota keluarga dan memberikan suasana tempat tinggal yang layak bagi seluruh anggota keluarga. Namun, bagi ibu yang juga memiliki pekerjaan di luar, ia harus pintar membagi waktu antara mengurus pekerjaan dan rumah tangganya. Seorang ibu juga dapat menjadi penengah ketika terjadi permasalahan antara anak dengan anak atau antara ayah dengan anak. Mengingat peran ibu dalam keluarga begitu bermacam-macam, maka tak salah jika seorang ibu sering mendapat gelar sebagai supermom.
*Peran Anak Sulung dalam Keluarga
Anak sulung adalah pengikat perkawinan dan terlahir sebagai anak pertama yang sudah dinanti-nantikan oleh kedua orang tuanya. Peran anak sulung tentu saja mengayomi adik-adiknya untuk menjadi lebih baik. Si sulung juga kerap kali dianggap sebagai yang paling dewasa untuk mengambil keputusan. Jika sudah dewasa, si sulung pun berhak menjadi penengah ketika terjadi konflik antara kedua orang tuanya yang tak kunjung reda. Pada umumnya, anak sulung memegang peran penting dalam keberlangsungan ekonomi dan status sosial dalam keluarga, karena umumnya tahta atau warisan akan diberikan kepada anak yang tertua.
*Peran Anak Bungsu dalam Keluarga
Sama seperti anak sulung, peran dari anak bungsu juga dapat menjadi pengikat perkawinan antara suami dan istri. Apalagi, jika kehadirannya sangat ditunggu-tunggu, misalnya saat sepasang suami istri mendambakan anak laki-laki ketika sudah memiliki anak perempuan. Sifat anak bungsu yang umumnya periang dan ingin selalu dimanja dapat menjadi penghibur tersendiri bagi orang tuanya. Bahkan, bukan suatu hal yang tidak mungkin jika si bungsu juga memegang peran penting dalam keberlangsungan ekonomi dan status sosial keluarga.
Kesimpulannya, peran keluarga akan berjalan dengan baik bila setiap anggota keluarganya telah memahami dan melaksanakan perannya masing-masing. Di zaman modern ini, memang banyak anggota keluarga yang menjalankan peran yang berbeda, misalnya seorang ibu menjadi kepala keluarga lantaran si ayah tidak bekerja. Namun, keharmonisan dalam keluarga akan tercipta bila setiap anggota keluarga dapat saling memahami dan mejalankan peran masing-masing dengan baik.
2. Peran Agama Kristen dan keluarga dalam pembentukan karakter
Tujuan pendidikan Agama Kristen dalam keluarga adalah untuk mengajarkan tentang hubungan manusia dengan Tuhan serta ciptaan-Nya. Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan di dalam keluarga, sekolah dan tempat ibadah tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Selain itu, peran pendidikan Agama Kristen harus mengajarkan tentang kehidupan yang nyata kepada anak-anak, agar anak-anak mengerti tentang tujuan kehidupan ini. Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga sangat penting diterapkan oleh orang tua di zaman sekarang.
Salah satu peran pendidikan Agama Kristen dalam keluarga saat ini adalah mengupayakan kerjasama ayah dan ibu dalam mendidik anak serta menciptakan keharmonisan dalam keluarga. Oleh karena itu, keluarga merupakan lingkungan yang paling utama dalam melakukan pembentukan sosial kepada anak-anak. Jadi, peranan orang tua dalam mengasuh anak-anak sangatlah penting, bukan hanya anak belajar dan mengalami pertumbuhan di dalam keluarga, tetapi seluruh anggota keluarga dapat saling belajar dari yang lain melalui interaksi satu sama lain. Akan tetapi, semuanya itu tidak lepas dari keteladanan orangtua dalam keluarga.
Pendidikan karakter ini tidak akan berhasil dengan baik dan tidak akan berarti apa – apa, apabila keluarga melepaskan tanggung jawab pembentukan karakter hanya kepada sekolah. Peran keluarga dalam pendidikan anak teramat besar, keluarga merupakan unsur terkecil dalam masyarakat, dari keluarga pulalah anak belajar berperilaku dan bersikap sebagai anggota masyarakat yang bermartabat. Peran keluarga memiliki peranan yang penting, agar proses dalam setiap jenjang, jalur, dan jenis pendidikan serta berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab.
Oleh sebab itu peran agama pendidikan agama kristen dan keluarga sangat penting untuk pembentukan karakter seorang anak.
Selain itu kedua orang tua harus mengenalkan mereka tentang masalah keyakinan, akhlak dan hukum-hukum fikih serta kehidupan manusia. Yang paling penting adalah bahwa ayah dan ibu adalah satu- satunya teladan yang pertama bagi anak-anaknya dalam pembentukan kepribadian, begitu juga anak yang secara tidak sadar mereka akan terpengaruh, maka kedua orang tua di sisni berperan sebagai teladan bagi mereka baik teladan pada tataean teoritis maupun praktis.
Seperti yang telah dijelaskan, bahwa lingkungan rumah dan keluarga memiliki andil yang sangat besar dalam pembentukan perilaku anak. Untuk itu pastilah ada usaha yang harus dilakukan
Beberapa contoh kebiasaan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga:
1. Membiasakan anak bangun pagi, mengatur tempat tidur dan berolahraga
2. Membiasakan anak mandi dan berpakaian bersih
3. Membiasakan anak turut membantu mengerjakan tugas– tugas rumah
4. Membiasakan anak mengatur dan memelihara barang–barang yang dimilikinya
5.Membiasakan dan mendampingi anak belajar/mengulang pelajaran/ mengerjakan tugas sekolahnya
6. Membiasakan anak pamit jika keluar rumah
7. Membiasakan anak mengucap salam saat keluar dari dan pulang ke rumah
8. Menerapkan pelaksanaan ibadah
Dan masih banyak lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar